Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari September, 2017

Mendiagnosa Rohingya

Pendahuluan Ibarat sebuah penyakit, derita muslim Rohingya perlu didiagnosa. Kesalahan mendiagnosa penyakit akan berakibat kesalahan mengobati. Misalnya seseorang yang sedang sakit kepala, diagnosa atas penyebabnya adalah penting dilakukan. Jika tidak, mungkin saja diberi obat sakit kepala saja. Padahal penyebabnya adalah sakit gigi. Maka obatnya haruslah obat sakit gigi. Dari contoh di atas, kita mesti memahami mana penyebab dan mana akibat. Kita harus bisa membedakan mana akar masalah, mana masalah cabang. Ini penting untuk menentukan tindakan apa yang harus dilakukan selanjutnya. Yakni untuk memberikan solusinya. Dalam kasus Rohingya pun begitu. Jika salah mendiagnosa masalah di sana, maka bisa dipastikan salah memberi solusi. Malah, terkadang justru menambah masalah. Misalkan ada yang memberikan bantuan makanan, karena memang kekurangan makanan. Ada juga yang membawakan obat-obatan, karena memang banyak yang terluka. Pertanyaanya, apakah masalah selesai? Tentu TIDAK. Tan...