Langsung ke konten utama

Postingan

Menampilkan postingan dari Januari, 2018

STOP LATAH V-DAY!!!

By the way, gak terasa ya sob, tinggal menghitung jari Januari akan berakhir dan Pebruari cooming soon.  Ssstt... tapi sobat semua kudu hati-hati nih dengan bulan yang satu ini. Kenapa ya?? Ada apa dengan Februari?? Sob, kalian harus tau ini, dan harus melek terhadap momen-momen yang dapat merusak generasi remaja khususnya. Eng-ing-ong... Ternyata di bulan Pebruari ini ada momen V-Day alias Valentine’s Day. Tahu gak apa itu V-Day? Sejenis makanan coklat dengan rasa strawbery plus wangi mawar yang semerbak lagi, siapa sih ya, yang gak tertarik dengan coklat yang dibungkus rapi plus dikasih gratis..tis..tis.. pula, mau banget dong. Nah, ini yang menjadi PR (pekerjaan rutin) buat kamu sob untuk membentengi diri dari hal-hal yang dilarang oleh Islam, karna V-Day adalah budaya barat yang merupakan perayaan Lupercalia yang sangat terkenal di Roma. Perayaan Lupercalia berlangsung dari tanggal 13-18 Pebruari. Lupercalia dianggap sebagai dewa kuburan yang berkaki kambing dan berkepala k...

WANTED: Peserta Audisi 'Surga Idol'!

Jujur aja aku pengen nanya ke kalian semua. Aku nggak mau nanya dalam hati (emang gue cowok apaan, masak gue cuma ngebatin doang). Kalo boleh aku mau pake toa, speaker atau sound system segede gaban. Sambil berdiri, bila perlu berdiri diatas panggung 3 meter. Aku pengen teriak, biar semuanya denger! "Eh, gaes. Ngapain kalian susah-susah audisi jadi seleb?. Datang jauh-jauh, ngantri, berpanas-panasan, keringetan, dusel-duselan, pegal sama letih nggak dirasain. Semua demi nunggu giliran audisi. Pas dipanggil langsung dech tampil, ngebuktiin diri. Pamer keahlian nyanyi sambil bergaya-gaya di depan juri. Why???" Jujur aku sedih ngeliatnya. Berderai-derai air mataku, lho kok audisi nyanyi seperti Indonesia Idol, yang ngantri banyak beneeer. Berjubel-jubel, itu punggung panitianya sampe nggak kelihatan! (Yaiyalah, kan pake baju. Xixixi...). Coba dech bandingin sama saat adzan berkumandang, panggilan sholat berjama'ah. Yang hadir berjubel-jubel? Antri sampe ribuan, jutaan, ber...

Cara Menghidupkan Remaja Masjid

Barangkali ada yang berpikir bahwa ukurah sukses menghidupkan remaja masjid adalah dengan banyak diadakannya berbagai kegiatan masjid yang melibatkan remaja ? Bisa jadi begitu bergantung dengan persepsi apa yang dipakai. Jika awalnya ada sebuah masjid yang remaja masjidnya ada tapi seolah mati karena tidak ada kegiatan, ataupun kalau ada sifatnya hanya insidental seremonial semata. Maka dengan bermunculan secara intensif orang akan beranggapan bahwa remaja masjidnya mulai hidup. – Dan jika yang dipakai adalah tolok ukur ini, maka cukup dengan intensitas kegiatan yang mengatasnamakan remaja masjid sudah dianggap bahwa remaja masjidnya sudah hidup. Apakah cukup ? BELUM. – Keberhasilan dalam semakin mengintensifkan berbagai kegiatan remaja Masjid patut untuk ditingkatkan pada level pemikiran Ideologis. Agar Remaja Masjid tidak sekedar menjadi terlatih menjadi semacam badan Event Organizer ( EO ) semata. Namun juga cakap untuk level inisiator PERGERAKAN Ideologis. Hanya saja memang kita j...