Langsung ke konten utama

GUYS, KEPOIN KEAGUNGAN PERADABAN ISLAM, YUK!

Hai Guys, edisi kali ini kita akan bahas soal peradaban nih. Agak gimana gitu yah anak zaman now bahas-bahas peradaban? Eits, jangan puyeng dulu. Dijamin pembahasan kita kali ini bakalan seru dan ngebuka jendela pengetahuan wa bilkhusus tentang Islam yang lebih luas lagi.

Kita awali dengan ungkapan seorang sejarawan sains asal Belgia-Amerika, George Sarton. Ia menyatakan bahwa peradaban Islam pada abad pertengahan adalah era yang sangat penting dalam sejarah manusia. Karena menurutnya, saat itulah ilmu pengetahuan menjadi sangat subur.

Satu lagi, kita simak yuk pernyataan Bill Gates. Tahu kan siapa Doi? Yaps, Doi adalah pendiri Microsoft, Guys. Lantas apa pendapat Doi terkait peradaban Islam? Bill Gates menegaskan bahwa ilmu pengetahuan dan teknologi Islam telah memengaruhi dunia modern secara besar-besaran. Terutama dalam bidang matematika, astronomi, dan kedokteran. Waw!

Gimana wahai generasi Islam, malu enggak tuh sama Pakde George dan Pakde Bill Gates kalau kita sampai enggak tahu soal peradaban Islam yang secetar itu? Masak iya sih mereka yang bukan muslim justru lebih paham dari kita yang sejak orok sudah jadi Muslim? Apa kata dunia? Malu, dong! Hiks!

*# Islam Masa Kini*

Guys, ngerasa enggak sih jika saat ini kita tuh jadi kayak jauh banget dari Islam? Islam sejak lahir sih, tapi banyak enggak pahamnya tentang apa yang menjadi ketetapan Allah SWT dan Rasulullah-Nya. Padahal semua petunjuk kehidupan itu sudah komplit di dalam Alquran dan Hadist, tapi kita terus-terusan tersesat. Lagi dan lagi hidup dalam kebuntuan. Terasa hampa di tengah hingar bingarnya dunia. Adakah merasakan hal yang sama?

Wajar sih, Guys. Karena memang saat ini kita hidup jauh dari peradaban Islam. Lebih tepatnya, peradaban Islam sudah enggak ada lagi di masa kita saat ini. Yaps, sejak 1924M yang lalu. Ketika kekhilafahan Islam yang berpusat di Turkiye diruntuhkan. Sejak keruntuhan peradaban Islam, kaum muslimin tidak lagi merasakan bagaimana keagungan Islam. Islam hanya dipandang sebagai agama ritual yang hanya bicara soal salat, puasa, membayar zakat, haji, dan umroh. Padahal, Islam tidak hanya mengatur perihal ritualitas saja melainkan juga mengatur seluruh aspek kehidupan kita.

Lantas apa saja sih keagungan peradaban Islam yang bisa kita kepoin saat ini? Yuk kita kepoin lebih dalam lagi!

*# Keagungan Islam Di Bidang Pendidikan*

Ilmu dalam pandangan Islam sangat diperhatikan. Bahkan Allah SWT sudah spil ke kita tentang derajat orang-orang berilmu yang lebih tinggi dibandingkan dengan orang tidak berilmu.

“Allah mengangkat derajat orang-orang yang beriman dan berilmu beberapa derajat.” (QS. Al-Mujadalah:11)

Jika kita hitung-hitung, maka akan kita dapati banyak sekali kata ilmu yang Allah SWT sebutkan di dalam Alquran. Setidaknya ada 779 kata ilmu yang Allah SWT ualng-ulang. Selain dari itu, Rasulullah SAW juga menegaskan tentang kedudukan ilmu. Beliau SAW bersabda: “Dunia itu terlaknat dan segala yang terkandung di dalamnya pun terlaknat, kecuali orang yang berdzikir kepada Allah, yang melakukan ketaatan kepada-Nya, seorang ‘alim atau penuntut ilmu syar’i.” (HR. Tirmidzi, Ibnu Majah. Dalam Shohihul Jami’, Syaikh Al Albani mengatakan hadits ini hasan)

Sebab besarnya perhatian Allah SWT dan Rasulullah SAW terhadap ilmu inilah, maka peradaban Islam begitu serius dalam menjamin pendidikan bagi setiap individu manusia yang ada di dalam naungannya. Bukan hanya untuk muslim, tetapi juga berlaku bagi non muslim. Perhatian yang amat besar ini pula, yang menjadikan kaum muslim berlomba-lomba untuk mendalami ilmu secara luas dalam berbagai bidang ilmu. Luar biasa!

Salah satu fasilitas pendidikan yang diberikan oleh peradaban Islam adalah dibangunnya perpustakaan umum. Perpustakaan ini dibangun dengan sangat megah dan indah. Dilengkapi dengan berbagai fasilitas yang memadai untuk siapa saja yang mau mereguk ilmu di dalamnya. Hingga saat ini kita masih dapat menjumpai beberapa perpustakaan terkemuka pada masa peradaban Islam berjaya. Diantaranya: Perpustakaan Baghdad, Cordoba, Sevilla, Kairo, Quds, Damaskus, Tripoli, Madinah, Sana’ (Yaman), Waqas, dan Qairwan.

Lalu bagaimana hasil (output) pendidikan di dalam peradaban Islam? Yuk kita kepoin  kesaksian dari para tokoh barat. Cekidot!

Briffault, seorang sejarahwan berkebangsaan Amerika, mengatakan, ”Tidak satupun kemajuan peradaban di Eropa kecuali secara meyakinkan dan pasti telah mengambil dari kemajuan perdaban Islam.”

Daniel Briffault berkata, ”Sejak tahun 700 Masehi, cahaya peradaban Arab Islam mulai berkibar membentang dari Timur Tengah menuju arah Timur sampai daerah Persia dan ke Barat sampai ke Spanyol. Mereka telah mengembalikan penemuan-penemuan sebagaian besar ilmu pengetahuan klasik dan membukukan penemuan-penemuan baru yang mereka temukan dalam bidang matematika, kimia, fisika, dan ilmu-ilmu lain. Dalam keadaan yang demikian ini, maka kaum muslimin arab merupakan guru bangsa Eropa, karena kaum muslimin telah menyumbangkansaham besar demi mengantarkan kebangkitan ilmu-ilmu pengetahuan di benua Eropa ini.”

Gimana Guys, terang-ang-ang-ang nggak nih dengan luar biasanya peradaban Islam di bidang pendidikan? Ini baru kesaksian dari dua tokoh Barat loh. Masih banyak lagi kesaksian lainnya yang enggak akan cukup kalau dituliskan semua di lembaran buletin ini. Kalian searching aja deh, dijamin makin terkagum-kagum dengan dahsyatnya keagungan peradaban Islam yang pernah ada. Ingat ya, jangan sampai orang Barat lebih tahu tentang keagungan Islam daripada kita. Malu!

*# Kembalinya Peradaban Islam*

Guys, apakah peradaban Islam hanya berkutat dalam dunia pendidikan? Tentu saja tidak, ya. Peradaban Islam itu memperhatikan dan mengatur seluruh aspek kehidupan manusia. Dari sisi spiritualitas, pendidikan, kesehatan, sosial, ekonomi, politik, kenegaraan, dan lain sebagainya. Seluruhnya diperhatikan dan diatur berdasarkan wahyu Allah SWT. Jadi sama sekali jauh dari hawa nafsu.

Alhasil, peradaban Islam mampu melahirkan peradaban dunia yang beradab, makmur, sejahtera, dan penuh kedamaian sepanjang 13 abad. Dimulai sejak Rasulullah SAW hijrah ke Madinah hingga keruntuhan peradaban Islam di pusat ibu kotanya yang terakhir (Turkiye) pada tahun 1924 M. Yapz, sudah 100 tahun lebih peradaban Islam itu lenyap. Maka wajar, jika hari ini banyak yang kabur bahkan sengaja dikubur apa-apa yang berkaitan dengan keagungan peradaban Islam. Sehingga kita sebagai generasi Islam masa kini, menjadi asing di dalam agamanya sendiri.

Maka menjadi tugas kita sebagai generasi muda untuk memperjelas yang kabur dan menggali yang terkubur. Agar keagungan peradan Islam dapat kembali terlihat dan bahkan kembali menjadi mercusuar peradaban dunia. Emangnya bisa?

Jawabannya adalah pasti bisa. Sebab kembalinya peradaban Islam telah dijanjikan oleh Allah SWT. Juga telah dikabarkan oleh Rasulullah SAW. Bahwa ending dari panggung peradaban dunia ini akan kembali dikendalikan oleh Islam. Rahmatan lil alamin akan kembali menyelimuti alam semesta dan seisinya sebelum semuanya berakhir (kiamat). Plot twist banget, ya. Tapi ini disutradarai oleh Allah SWT dan Rasulullah saw, maka pasti beneran akan kejadian.

Pertanyaanya, kita mau ada di posisi sebagai apa? Enggak mau tahu alias bodo amat? Atau meyakini apa yang Allah SWT dan Rasulullah saw kabarkan, kemudian lanjut lebih semangat lagi belajar Islam? Yaps, paling bener kita pilih yang kedua aja ya. Semoga kita termasuk generasi yang turut berkontribusi untuk kembalinya keagungan peradaban Islam di masa yang akan datang. Sebentar lagi, inshaallah. Bismillah! []

https://buletintemansurga.com/buletin-teman-surga-259-guys-kepoin-keagungan-peradaban-islam-yuk/

Komentar

Postingan populer dari blog ini

BUKAN SANTRI BIASA

Sosok predator anak, pimpinan pesantren panti Asuhan di Tangerang ini tengah jadi sorotan media. Gimana nggak, figur ayah yang sejatinya pelindung dan pengayom anak asuh malah disalahgunakan untuk memaksa anak-anak santri mengikuti nafsu bejatnya. Ngeri! Dampaknya, masyarakat ada yang punya pikiran negatif dengan pendidikan di Pesantren. Mereka berpikir ulang untuk mengajak anaknya nyantri. Nggak deh. Entar jadi korban lagi. Nah lho! *# Jejak Para Pahlawan Santri* Pondok pesantren sebagai salah satu pilihan tempat menimba ilmu agama tak boleh dipandang sebelah mata. Meski kasus predator anak itu telah mencoreng nama baik pesantren, tapi bukan berarti semua pesantren sama kondisinya. Nggak gitu konsepnya. Itu hanya oknum aja. Karena dari dulu sejak jaman perjuangan kemerdekaan, pesantren menjadi salah satu produsen para pahlawan nasional. Para santri pejuang telah meninggalkan jejak sejarah berjuang mengusir para penjajah dari bumi pertiwi. Mereka diantaranya: *1. KH Hasyim Asyari* Pen...

Tips Bercanda Syar'i

Buat yang gemar bercanda, penting untuk diketahui bahwa Bercanda ada batasan/aturannya. Larangan Bercanda dalam Islam  : 1.      Tidak berbohong Abu Hurairah RA menceritakan saat para sahabat berkumpul dalam majelis Rasulullah shalallaahu alaihi wasalam, ”Para sahabat bertanya kepada Rasulullah shalallaahu alaihi wasalam, ”Wahai Rasulullah, apakah engkau jua bersenda gurau bersama kami?” maka Rasulullah shalallaahu alaihi wasalam menjawab,”Tentu, hanya saja aku akan berkata benar” (HR. Ahmad) Rasulullah bersabda: “Neraka Wail bagi orang yang berbicara lalu berdusta untuk melucu (membuat orang tertawa); neraka Wail baginya, neraka Wail baginya.“ (HR. Abu Dawud dalam kitab Al-‘Adab – 88, bab Ancaman Keras terhadap Dusta; hadits no. 3990 dan dihasankan oleh Syaikh Al-Albani dalam Shahih Sunan Abi Dawud III: 942 no.4175). Na´udzubillahi mindzalik. Bagi yang senang stand up comedy, suka menarik perhatian dengan bercanda, perlu banget perhatikan… apakah candaan...

Etika Pergaulan dalam Islam

Islam telah mengatur etika pergaulan remaja. Perilaku tersebut merupakan batasan-batasan yang dilandasi nilai-nilai agama. Oleh karena itu perilaku tersebut harus diperhatikan, dipelihara, dan dilaksanakan oleh para remaja. Perilaku yang menjadi batasan dalam pergaulan adalah : 1. Menutup Aurat Islam telah mewajibkan laki-laki dan perempuan untuk menutup aurat demi menjaga kehormatan diri dan kebersihan hati. Aurat merupakan anggota tubuh yang harus ditutupi dan tidak boleh diperlihatkan kepada orang yang bukan mahramnya terutama kepada lawan jenis agar tidak boleh kepada jenis agar tidak membangkitkan nafsu birahi serta menimbulkan fitnah. Aurat laki-laki yaitu anggota tubuh antara pusar dan lutut sedangkan aurat bagi wanita yaitu seluruh anggota tubuh kecuali muka dan kedua telapak tangan. Pakaian yang di kenakan tidak boleh ketat sehingga memperhatikan lekuk anggota tubuh, dan juga tidak boleh transparan atau tipis sehingga tembus pandang. 2. Menjauhi perbuatan zin...