Langsung ke konten utama

Postingan

Derita Guru, Ada Apa?

Keadaan pendidikan hari ini semakin saja menunjukkan keprihatinan. Belum lagi maraknya kesenjagan sosial yang terjadi di dalam sistem pendidikan hari ini. Kasus baru-baru ini terjadi di pulau Jawa seorang guru seni meninggal usai mengeluh sakit di leher. Kala itu seorang siswa tidak memasuki jam pelajaran dan guru seni tersebut menegur. Lantas siswa itu tidak menerima dan melakukan tindakan tak mendidik dan menghajar guru tersebut hingga terpental di bangku istirahat sekolah. Itu hanya satu dari sekian. Masihkah kita ingat apa yang terjadi di Sulawesi Selatan tempo hari? Guru harus mendapatkan perawatan khusus setelah tulang hidungnya patah. Fenomena ini semakin menunjukkan bahwa ada masalah dengan sistem pendidikan hari ini. Sekolah yang notabene sebagai wadah regenerasi utama kini menjadi tempat lika-likunya masalah. Inilah dampak semakin jauhnya sistem pendidikan hari ini dengan syariat Islam. Maka guru, siswa dan lainnya akan mengalami kesenjangan. Inilah pentingy...

Kepoin Valentine Day

Assalamualaikum soub, apa kabar nih? Gak kerasa yah kita udah memasuki bulan Februari. Biasanya sih bulan ini diidentikkan dengan bulan kasih sayang or Valentine Day yang penuh dengan nuansa lope-lope, hehe. Soub, ada gak di antara kalian yang selalu merayakan Valentine Day tiap tahunnya (hayooo ngakuuu :D) atau ada yang sudah mempersiapkan kado, coklat, bunga, de el el untuk perayaan Valentine Day yang jatuh tepat pada tanggal 14 nanti? Mungkin sobat merayakan Valentine Day karena hanya sekedar ikut trend jaman now biar kekinian gitcuuu, tanpa tau seluk-beluk Valentine Day. Nah sub, melalui tulisan singkat ini saya akan ngajak kalian buat kepoin history of Valentine Day and hukum merayakannya . But sebelum kita lanjut, makan dulu cemilannya, itupun kalau cemilannya ada, hehehehe. History of Valentine Day. Sebenarnya ada banyak versi yang tersebar berkenaan dengan asal-usul Valentine’s Day. Namun, pada umumnya kebanyakan orang mengetahui tentang peristiwa sejarah yang dimulai ...

STOP LATAH V-DAY!!!

By the way, gak terasa ya sob, tinggal menghitung jari Januari akan berakhir dan Pebruari cooming soon.  Ssstt... tapi sobat semua kudu hati-hati nih dengan bulan yang satu ini. Kenapa ya?? Ada apa dengan Februari?? Sob, kalian harus tau ini, dan harus melek terhadap momen-momen yang dapat merusak generasi remaja khususnya. Eng-ing-ong... Ternyata di bulan Pebruari ini ada momen V-Day alias Valentine’s Day. Tahu gak apa itu V-Day? Sejenis makanan coklat dengan rasa strawbery plus wangi mawar yang semerbak lagi, siapa sih ya, yang gak tertarik dengan coklat yang dibungkus rapi plus dikasih gratis..tis..tis.. pula, mau banget dong. Nah, ini yang menjadi PR (pekerjaan rutin) buat kamu sob untuk membentengi diri dari hal-hal yang dilarang oleh Islam, karna V-Day adalah budaya barat yang merupakan perayaan Lupercalia yang sangat terkenal di Roma. Perayaan Lupercalia berlangsung dari tanggal 13-18 Pebruari. Lupercalia dianggap sebagai dewa kuburan yang berkaki kambing dan berkepala k...

WANTED: Peserta Audisi 'Surga Idol'!

Jujur aja aku pengen nanya ke kalian semua. Aku nggak mau nanya dalam hati (emang gue cowok apaan, masak gue cuma ngebatin doang). Kalo boleh aku mau pake toa, speaker atau sound system segede gaban. Sambil berdiri, bila perlu berdiri diatas panggung 3 meter. Aku pengen teriak, biar semuanya denger! "Eh, gaes. Ngapain kalian susah-susah audisi jadi seleb?. Datang jauh-jauh, ngantri, berpanas-panasan, keringetan, dusel-duselan, pegal sama letih nggak dirasain. Semua demi nunggu giliran audisi. Pas dipanggil langsung dech tampil, ngebuktiin diri. Pamer keahlian nyanyi sambil bergaya-gaya di depan juri. Why???" Jujur aku sedih ngeliatnya. Berderai-derai air mataku, lho kok audisi nyanyi seperti Indonesia Idol, yang ngantri banyak beneeer. Berjubel-jubel, itu punggung panitianya sampe nggak kelihatan! (Yaiyalah, kan pake baju. Xixixi...). Coba dech bandingin sama saat adzan berkumandang, panggilan sholat berjama'ah. Yang hadir berjubel-jubel? Antri sampe ribuan, jutaan, ber...

Cara Menghidupkan Remaja Masjid

Barangkali ada yang berpikir bahwa ukurah sukses menghidupkan remaja masjid adalah dengan banyak diadakannya berbagai kegiatan masjid yang melibatkan remaja ? Bisa jadi begitu bergantung dengan persepsi apa yang dipakai. Jika awalnya ada sebuah masjid yang remaja masjidnya ada tapi seolah mati karena tidak ada kegiatan, ataupun kalau ada sifatnya hanya insidental seremonial semata. Maka dengan bermunculan secara intensif orang akan beranggapan bahwa remaja masjidnya mulai hidup. – Dan jika yang dipakai adalah tolok ukur ini, maka cukup dengan intensitas kegiatan yang mengatasnamakan remaja masjid sudah dianggap bahwa remaja masjidnya sudah hidup. Apakah cukup ? BELUM. – Keberhasilan dalam semakin mengintensifkan berbagai kegiatan remaja Masjid patut untuk ditingkatkan pada level pemikiran Ideologis. Agar Remaja Masjid tidak sekedar menjadi terlatih menjadi semacam badan Event Organizer ( EO ) semata. Namun juga cakap untuk level inisiator PERGERAKAN Ideologis. Hanya saja memang kita j...

Ada Apa dengan Tahun Baru?

          Hai sobat, malam tahun baru ini mau ke mana? Belum punya rencana? Gini deh, kalo kamu udah punya rencana, atau belum punya rencana tapi pengen ngerayain tahun baru, sebaiknya kamu baca tulisan ini dulu deh. Biar temen-temen ngerti gimana sejarah en hukumnya ngerayain tahun baru dalam Islam. Tentu aja yang saya maksud tahun baru masehi ya. Tahun baru Islam sendiri sih udah lewat. Terus apa untungnya kita tahu sejarah en hukumnya? Ya, tentu biar bisa nentuin sikap dong. Seorang muslim itu ketika hendak berbuat, wajib tahu dulu hukum perbuatannya itu. Supaya apa? Supaya nggak salah jalan, apalagi sampe terperosok ke jurang. Jangan sampe deh.           Tahu kan gimana suasana tahun baru? Ya seperti biasa, dilalui dengan hiruk-pikuk, hura-hura, pesta en kegiatan gaje (nggak jelas) lainnya. Kok gaje sih? Iya. Coba deh, kalo dipikir-pikir, perayaan tahun baru itu udahlah nggak manfaat, dekat dengan maksiat lagi. Sebut aja dari begad...

Renungan Maulid Rasulullah

Peringatan Maulid Rasulullah sejatinya dijadikan momentum bagi kaum Muslim untuk terus berusaha melahirkan kembali masyarakat baru, yakni masyarakat Islam, sebagaimana yang pernah dibidani kelahirannya oleh Rasulullah saw. di Madinah. Sebab, siapapun tahu, masyarakat sekarang tidak ada bedanya dengan masyarakat Arab pra-Islam, yakni sama-sama Jahiliah. Sebagaimana masa Jahiliah dulu, saat ini pun aturan-aturan Islam tidak diterapkan. Karena aturan-aturan Islam sebagaimana aturan-aturan laintidak mungkin tegak tanpa adanya negara, maka menegakkan negara yang akan memberlakukan aturan-aturan Islam adalah keniscayaan. Inilah juga yang disadari benar oleh Rasulullah saw. sejak awal dakwahnya. Rasulullah tidak hanya menyeru manusia agar beribadah secara ritual kepada Allah dan berakhlak baik, tetapi juga menyeru mereka seluruhnya agar menerapkan semua aturan-aturan Allah dalam seluruh aspek kehidupan mereka. Sejak awal, bahkan para pemuka bangsa Arab saat itu menyadari, bahwa secara polit...